Kamis, 06 Juni 2013

Error Code Pada HTTP


Saat mengunjungi suatu halaman web, kadang-kadang kita bertemu dengan pesan kesalahan HTTP. Pesan itu muncul karena ada kesalahan pada server web.

Namun pada beberapa kasus pesan itu bisa saja muncul karena kesalahan yang kita buat, tetapi pada umumnya pesan itu muncul karena terjadi kesalahan pada situs.

Setiap jenis kode kesalahan HTTP memiliki maksud tertentu yang digunakan untuk mengidentifikasi bagian yang mengalami kesalahan pada situs yang bersangkutan.
Dibawah ini akan diurutkan 5 pesan kesalahan HTTP yang paling umum.
  • Error 401 : Unauthorized
    Status ini menyatakan bahwa pengunjung website tidak memiliki hak akses untuk folder yang diproteksi oleh password. Apabila merasa ada kesalahan pada pengaturan proteksi folder, silahkan coba dicek kembali melalui menu Password Protect Directories di Control Panel.
  • Error 403 : Forbidden
    Pada status 403, pengunjung sama sekali tidak dapat mengakses ke folder tujuan. Status 403 muncul disebabkan oleh kesalahan pengaturan hak akses pada folder.
    Yang harus dilakukan adalah cek kembali hak akses dari folder tujuan. Ingat, hak akses yang normal untuk folder adalah 755 (rwxr-xr-x).
  • Error 404 : Not Found
    Status 404 menyatakan bahwa file / folder yang diminta, tidak ditemukan.
    Yang harus dilakukan adalah pastikan file / folder sudah di-upload ke account hosting, dan pastikan nama file / folder tersebut sudah sesuai dengan nama file / folder yang akan diakses (terutama pada penggunaan huruf besar dan kecil / case-sensitive).
  • Error 406 : Not Acceptable
    Status 406 menyatakan bahwa permintaan dari browser tidak dapat dipenuhi oleh server. Anda dapat menghubungi kami apabila menemukan error ini pada account hosting yang Anda miliki.
  • Error 500 : Internal Server Error
    Status 500 menyatakan bahwa ada kesalahan konfigurasi pada account hosting.
    Yang harus dilakukan adalah cek kembali file .htaccess pada account hosting Anda, dan pastikan setiap barisnya sudah tertulis dengan benar.
Source:  
http://webdepotid.blogspot.com
http://www.rumahweb.com
 

Jumat, 22 Maret 2013

OSI LAYER DAN TCP/IP LAYER

Abstraksi:

Dalam arsitektur jaringan komputer, terdapat suatu lapisan-lapisan ( layer ) yang memiliki tugas spesifik serta memiliki protokol tersendiri. ISO (International Standard Organization) telah mengeluarkan suatu standard untuk arsitektur jaringan komputer yang dikenal dengan nama Open System Interconnection ( OSI ). Standard ini terdiri dari 7 lapisan protokol yang menjalankan fungsi komunikasi antara 2 komputer. Yaitu Application Layer, Presentation Layer, Session Layer, Transport Layer, Network Layer, Data Link Layer, dan Physical Layer. Sedangkan dalam TCP/IP hanya terdapat 5 lapisan yaitu Application Layer, Transport Layer, Internet Layer, Network Layer, dan Physical Layer. Setiap layer dalam OSI Layer maupun TCP/IP Layer mempunyai tugas dan fungsi masing-masing.


Jumat, 15 Maret 2013

WIRESHARK DAN CARA KERJA WIRESHARK

Abstraksi:

Wireshark adalah penganalisis paket gratis dan sumber terbuka. Perangkat ini digunakan untuk pemecahan masalah jaringan, analisis, perangkat lunak dan pengembangan protokol komunikasi, dan pendidikan. Awalnya bernama Ethereal, pada Mei 2006 proyek ini berganti nama menjadi Wireshark karena masalah merek dagang.

Download: Wireshark dan Cara Kerja Wireshark

Rabu, 06 Maret 2013

State of The Art Communication Protokol


Internet Protocol Television 

IP/TV adalah suatu pengembangan baru dalam software komunikasi client-server yang mem-broadcast video yang berkualitas tinggi (setara real time full motion video secara simultan ) ke user window melalui jaringan data yang ada sekarang.
IPTV merupakan teknologi yang menyediakan layanan konvergen dalam bentuk siaran radio dan televisi, video, audio, teks, grafik, dan data yang disalurkan ke pelanggan melalui jaringan protokol internet yang dijamin kualitas layanannya, keamanannya, kehandalannya, dan mampu memberikan layanan komunikasi dengan pelanggan secara 2 (dua) arah atau interaktif dan real time.
IPTV disebut juga sebagai Protocol Televison atau Telco TV, atau Broadband TV, dimana secara aman dapat mengirimkan siaran dengan kualitas yang baik atau video on demand dan konten audio melawati suatu jaringan pita lebar. IP/TV adalah suatu pengembangan baru dalam software komunikasi client-server yang mem-broadcast video yang berkualitas tinggi (setara real time full motion video secara simultan ) ke user window melalui jaringan data yang ada sekarang.